Mohammad Idris, secara simbolis memberikan buku tabungan Bank Jawa Barat (BJB) kepada 136 penerima manfaat Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) se-Kecamatan Cipayung. Hal itu sebagai salah satu upaya pelaksanaan kewajiban pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Rumah tinggal merupakan hak setiap warga dan dilindungi oleh undang-undang,” tuturnya saat acara penyerahan buku tabungan BJB kepada penerima manfaat RTLH di aula Kecamatan Cipayung, Kamis (05/12/2019.

Dirinya mengatakan, kegiatan pemberian bantuan ini merupakan realisasi dari Undang-undang Dasar 1945 Pasal 28H Amandemen. Menurutnya, ketika ada rumah yang tidak layak, maka perlu didaftar dan diproses oleh pemerintah untuk diberikan bantuan pembangunan agar menjadi rumah yang layak.

“Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya, sesuai peruntukkannya. Sehingga, dapat menghasilkan rumah yang memadai dan layak huni,” tambahnya. Pada awalnya calon penerima manfaat RTLH di Kecamatan Cipayung sebanyak 136 RTLH, akan tetapi setelah dilakukan pengecekan hanya 69 RTLH yang dinyatakan layak menerima dana bantuan sebesar Rp 20.000.000 tersebut. Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, proses awal seleksi penerima RTLH ini didasarkan pada Basis Data Terpadu (BDT) dari Dinas Sosial. Setelah itu, dilanjutkan dengan verifikasi lapangan.

Bagikan berita ini

By admin